You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Podenura
Logo Desa Podenura
Desa Podenura

Kec. Nangaroro, Kab. Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DESA PODENURA,KECAMATAN NANGARORO,KABUPATEN NAGEKEO ,PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Waspada Demam Babi Afrika, Babi dari Luar Daerah Tak Boleh Masuk Podenura

SELVIANUS WAKA 17 Januari 2023 Dibaca 301 Kali
Waspada Demam Babi Afrika, Babi dari Luar Daerah Tak Boleh Masuk Podenura

PODENURA - Pemerintah Desa Podenura, Kecamatan Nangaroro, melarang warga untuk membawa ternak babi dari luar daerah masuk ke daerah Podenura untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) pada ternak babi. Upaya ini dilakukan untuk menghindari terulangnya penyebaran Demam Babi Afrika yang pernah melanda wilayah desa Podenura pada tahun 2021.Terhitung saat itu ada sekitar ribuan babi milik warga desa Podenura yang mati

"Dilarang keras membawa ternak babi dan produk babi berupa daging babi, sei, dendeng, sosis, roti babi, ataupun olahan daging babi lainnya dari luar Desa Podenura," kata Sekretaris Desa Podenura, Selvianus Waka saat rapat koordinasi bersama Kepala Dusun dan RT, Rabu (18/01/2023)

Ia mengatakan pihaknya telah mengetahui bahwa kematian babi akibat penyakit ASF mulai kembali marak di awal tahun 2023 di Maumere Kabupaten Sikka, Larantuka dan Pulau Adonara di Kabupaten Flores Timur, Kota Kupang, dan daratan Pulau Timor melalui Pengumuman Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo Nomor :524.3/DISNAK.NGK/62/01/2023. Oleh sebab itu, kata dia, warga yang melakukan perjalanan dari daerah-daerah itu masuk ke desa Podenura dilarang membawa ternak, daging, maupun produk olahan lainnya dari babi.

Pemerintah desa Podenura akan melakukan pengawasan melalui Kepala Dusun dan RT untuk mengawasi wilayah masing masing agar tidak ada ada babi ataupun olahan daging babi masuk ke wilayah desa Podenura.

“ Para kepala dusun dan RT mohon mengawasi wilayah masing masing untuk pastikan tidak ada babi, daging babi atau olahan daging babi masuk ke wilayah Podenura dan juga menjadi perhatian khusus untuk  pemilik kendaraan pemilik kendaraan roda empat atau enam agar tidak boleh mengangkut ternak babi dari wilayah luar daerah Podenura “, ujar Sekdes Vian

Pemerintah desa Podenura juga akan mengupayakan Sosialisasi pencegahan penyebaran Demam Babi Afrika dengan meneruskan pengumuman dari Dinas Peternakan kabupaten Nagekeo kepada masyarakat. 

Sejauh ini data yang dimiliki Pemerintah desa Podenura ada ratusan ekor babi milik warga desa Podenura yang baru mulai dipelihara sejak musibah wabah ASF tahun 2021 lalu.

 

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan